Home / Berita Umum / Alif Menjelaskan Mengamati Ada Pelanggaran Pemilu

Alif Menjelaskan Mengamati Ada Pelanggaran Pemilu

Alif Menjelaskan Mengamati Ada Pelanggaran Pemilu – Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno minta Bawaslu mengecheck isi pertemuan calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan kiai-habaib se-Jadetabek. Bawaslu menjelaskan akan lakukan penelusuran.

“Kelak kami cek. Jika ada pendapat kami dapat lakukan penelusuran serta analisis,” kata anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin, Jumat (8/2/2019) malam.

Ia menjelaskan Bawaslu miliki dua jalan untuk menelusuri satu pelanggaran pemilu. Afif menjelaskan Bawaslu dapat berjalan mengecheck satu pelanggaran pemilu tak perlu ada pihak yang melapor terlebih dulu.

Jika diketemukan deretan pengawas namanya penemuan. Jika dikatakan nonpengawas jadi namanya laporan atau info awal,” katanya.

Afif menjelaskan dalam mengamati pelanggaran pemilu, Bawaslu bukan sekedar memerhatikan pekerjaan kampanye beberapa calon. Ia menjelaskan pengawasan pun dikerjakan untuk kegiatan non-kampanye.

Pada umumnya, Afif menjelaskan terdapat beberapa kekuatan pelanggaran berada di waktu kampanye. Ia menjelaskan satu pekerjaan kampanye umumnya didahului pemberitahuan pada pihak penyelenggara pemilu, termasuk juga Bawaslu. Akan tetapi, Bawaslu akan mengamati pekerjaan lainnya yang dikerjakan calon legislatif sampai calon presiden yang berkontestasi di Pemilu 2019 ini.

Jika pekerjaan kampanye tentu kita pantau. Apa acara di istana pekerjaan kampanye? Walau kami akan mengamati kegiatan non kampanye yang dikerjakan paslon serta team tidak hanya kampanye di waktu kampanye,” kata Afif.

Awal mulanya dikabarkan, BPN Prabowo-Sandiaga minta Bawaslu menyimak isi pertemuan Jokowi dengan kiai-habaib. Bawaslu disuruh mengecheck adakah unsur kampanye dalam pertemuan itu.

“Yang butuh dicek apa isi pertemuan memiliki kandungan unsur-unsur kampanye yakni terdapatnya penyampaian visi-misi. Saya meminta Bawaslu untuk cek dengan cermat,” kata Habiburokhman pada wartawan, Jumat (8/2).

Berkaitan perihal ini, tim sukses Jokowi-Ma’ruf Amin menyatakan pertemuan itu adalah acara kenegaraan.

“Itu ialah acara kenegaraan, bukan kampanye,” kata Wakil Ketua Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, pada wartawan, Jumat (8/2/2019) malam.

About admin