Home / Berita Umum / Bantai Burung Rangkong di Riau, 1 Pelaku Ditangkap dan 1 Masih Diburu

Bantai Burung Rangkong di Riau, 1 Pelaku Ditangkap dan 1 Masih Diburu

Bantai Burung Rangkong di Riau, 1 Pelaku Ditangkap dan 1 Masih Diburu – Polres Kuansing di Riau tangkap seseorang aktor pembantai burung rangkong (Bucheros sp) yang statusnya dilindungi. Seseorang aktor yang lain kembali dicari.

“Terduga atas nama Arhedi (30) yang disangka aktor tindak pidana membunuh satwa yang dilindungi,” kata Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofa pada wartawan, Minggu (13/1/2018).

Mustofa menuturkan, awalannya masalah ini bermula dari viralnya photo pembantaian burung rangkong itu di Facebook. Pelakunya ada ia orang yang tampak menyengaja menunjukkan sudah membunuh burung dilindungi di sosmed.

“Berdasar pada info dari Facebook, lalu Direskrimsus Polda Riau memerintah untuk lakukan penelusuran. Dari sana kita kerjakan penyidikan di lapangan,” kata Mustofa.

Dari penyidikan, lanjut Mustofa, pada Jumat (11/1) terduga Arhedi diamankan di Desa Sibarobah, Kecamatan Gunung Toar, Kuansing.

“Aktor seseorang pekerja penyadap karet yang datang dari Desa Cikaratuan Kecamatan Cigemblong Kabupaten Lebah, Banten,” kata Mustofa.

Dari info terduga, burung rangkong itu awalannya diamankan partnernya bernama Oyon yang sekarang statusnya buron. Burung itu diamankan sesudah diketapel pada 8 Januari 2019.

“Posting pembunuhan burung itu di account punya Oyon yang lalu ramai dikomentari di sosial media. Aktor Oyon melarikan diri sesudah mengerti penduduk memprotes di sosmed atas pembunuhan burung itu,” kata Mustofa.

Tanda bukti yang ditangkap, ada paruh burung, sebilah parang serta ekor dan sayap burung yang telah mereka bunuh. Terduga dipakai UU No 5 Tahun 1990 mengenai perlindungan sumber daya alam hidup serta ekosistem.

“Kita telah bekerjasama dengan BKSDA (Balai Perlindungan Sumber Daya Alam) Riau. Kita tengah mengincar satu aktor kembali,” tutup Mustofa.

About admin