Home / peristiwa / China, Masih Ada Penyiksaan Abad Pertengahan

China, Masih Ada Penyiksaan Abad Pertengahan

Pihak keamanan China kini mendapatkan sorotan. Hal tersebut terjadi lantaran adanya laporan AI (amnesti Internasional) yang menyatakan bahwa mereka masih sering menggunakan siksaaan ala abad pertengahan pada pihak yang menantang pemerintah. Menurut sebuah keterangan yang di keluarkan AI, biasanya musuh pemerintah di siksa dengan menggunakan tongkat istrik, kursi siksaan, dan batang berduri.

Dari Beijing menuju Hunan ke Huangdong ke Heilongjiang, telah terdapat kasus penyiksaan dibanyak sekali tempat,’ ujar Poon selaku penulis laporan. “Kasus seperti ini masih terus menyebar di banyak sekali provinsi. Ini tak Cuma terkonsentrasi pada satu area di China saja,” ujarnya.

Pengakuan yang sangat mengejutkan di sampaikan oleh pengacara HAM dari provinsi Hunan, Cai Ying. Detelah dirinya di tahan tahun 2012, dia dipaksa untuk duduk pada sebuah kursi gantung dengan posisi tangan serta dada mereka terikat pada sebuah papan kemudian disiksa. “Saya di permalukan dengan teramat buruk. Saya rasa mereka mau membunuh saya, namun saya lantas teringat anak saya. Pengalaman tersebut telah membuat hati saya di isi dengan kebencian,” ujar Cai.

Banyaknya kasus ini telah membuat AI mengeluarkan desakan kepada pemerintah China untuk segera menghentikan penyiksaan ini. Dorongan ini di keluarkan agar kasus yang sama tidak terjadi dimasa mendatang.

About admin