Home / Berita Umum / Coklat Yang Bikin Keluarga Ini Menjadi Kaya

Coklat Yang Bikin Keluarga Ini Menjadi Kaya

Coklat Yang Bikin Keluarga Ini Menjadi Kaya – Sesudah perusahaan produsen cokelat Ferrero dibuat, tahun 1949 diluncurkanlah produk cokelat bernama Supercrema, pendahulu Nutella.

Dengan beberapa trick pandai, keluarga Giovanni perpanjang daya tarik Supercrema. Mereka menjualnya di wadah-wadah seperti toples serta pot hingga konsumen setia bisa memakai kembali wadah itu. Alih-alih mendistribusikannya lewat grosir, perusahaan memakai pasukan tenaga penjualan yang langsung pergi ke toko untuk menolong mengawasi harga masih dapat dijangkau.

Pada tahun 1957, pada umur 52, Giovanni; saudara Pietro menanggung derita serangan jantung yang fatal. Perusahaan diwariskan pada seseorang jandanya. Baru berumur 33 tahun, Michele Sang Anak juga diangkat jadi kepala perusahaan.
Bila ada orang yang wajar memperoleh pujian untuk ekspansi global Ferrero, itu ialah Michele. Pas sebelum kematian ayahnya, ia merayu kerabatnya untuk masuk pasar Jerman.

Perusahaan itu mengubah sisa pabrik rudal Nazi serta mulai menghasilkan permen. Mereka temukan pijakan cepat dengan cokelat berisi minuman keras yang dimaksud Mon Chéri, yang dikenalkan pada tahun 1956. Jerman juga tertarik.

Selanjutnya ia mulai ekspansi ke Belgia serta Austria serta selekasnya ke Prancis. Ferrero merusak pasar-pasar baru dengan iklan-iklan.

Pada tahun 1962, Italia mulai bangun, serta Michele, Sang anak juga akan memutuskan untuk tingkatkan kualitas Supercrema-nya. Negara itu pada akhirnya dapat beli cokelat asli. Jadi ia memberikan semakin banyak cocoa serta cocoa butter ke kombinasi produknya.

Lalu, saat pemerintah Italia berjalan untuk mengendalikan pemakaian superlatif dalam iklan, yang punya potensi membahayakan nama Supercrema, dia pilih untuk merubah citra. Timnya merenungkan cap yang akan menghidupkan perasaan hazelnut dalam bahasa di banyak pasar. Pada akhirnya, mereka temukan nama Nutella pada April 1964.

Ekspansi Ferrero bersambung ke Swiss serta Irlandia serta sampai ke Ekuador, Australia, serta Hong Kong. Produk baru juga dikenalkan seperti Kinder pada tahun 1968, Tic Tac pada tahun 1969, Ferrero Rocher pada tahun 1982. Lalu pada tahun 1986, penjualan tahunan perusahaan telah sampai 926 miliar lira, atau seputar US$ 1,5 miliar dolar.
Pada 1997, Michele mulai menyerahkan kendali perusahaan pada putra-putranya. Perusahaan yang dulunya begitu kecil ini jadi perusahaan kelas dunia dengan penjualan tahunan seputar US$ 4,8 miliar.

Praktis semenjak lahir, Giovanni Ferrero; anak dari Michele, disiapkan menjadi penerus kerajaan cokelat itu. Di akhir 1970-an, dia serta saudara lelakinya di kirim ke satu sekolah asrama di Belgia, seakan-akan membuat perlindungan mereka dari Kepemimpinan Italia. Dia paham jika Eropa secara cepat berjalan ke arah satu pasar tunggal, serta ia memerlukan pewaris di benua itu.

“Itu ialah jaman historis pertama Ferrero jadi perusahaan Eropa,” kenang Giovanni.

Giovanni belajar pemasaran di AS, lalu mulai kerja di Ferrero pada 1980-an. Pekerjaan pertamanya mengurus Tic Tac di Belgia. Lalu dia geser peranan ke manajerial di Jerman sebelum belajar peningkatan usaha di Brasil, Argentina, Meksiko, serta AS.

Selama jalan, Giovanni kuasai beberapa hal kecil tehnis yang dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan.

Dalam beberapa hal, Giovanni mulai tinggalkan dasar perusahaan untuk konsentrasi pada merk produk asli perusahaan untuk di kembangkan. Ia malah menguber penghasilan dengan lakukan akuisisi atau perusahaan semacam.

Ia yakin jika posisi produk yang ada akan tidak cukuplah dalam periode panjang, untuk berkompetisi dengan lawan yang semakin besar seperti Mars, pembuat M&M serta Snickers (penjualan 2017: US$ 23,7 miliar), dan Mondelez pemilik Oreo serta Toblerone (US$ 23 miliar).

Pada 2015 Giovanni beli chocolatier Inggris Thorntons seharga US$ 170 juta. Itu ialah akuisisi bermerek pertama Ferrero. Pembelian terbesarnya hadir pada bulan Maret, saat dia mengakuisisi usaha permen Nestlé di AS sejumlah US$ 2,8 miliar tunai. Simbol Amerika seperti Butterfinger serta BabyRuth saat ini jadi domain Giovanni.

Sekarang Giovanni kantongi harta US$ 22,5 miliar atau seputar Rp 315 triliun (kurs Rp 14.000). Jumlahnya itu mengantarkannya ke tempat orang paling kaya ke-37 dalam dunia.

About admin