Home / Uncategorized / Dalam Rekontuksi, Heri Pembunuhan PSK Dengan Mencekik Korban

Dalam Rekontuksi, Heri Pembunuhan PSK Dengan Mencekik Korban

Dalam Rekontuksi, Heri Pembunuhan PSK Dengan Mencekik Korban – Heri (26), tersangka pembunuhan pekerja sex komersial (PSK) Tina Sumartini dengan sebutan lain Nami (44), mencekik leher korban sampai tewas lantaran tersinggung. Kala rekonstruksi tersingkap Heri tersinggung dengan korban yg mengejeknya saat sebelum terjalin intim.

Rekonstruksi dilaksanakan di kos-kosan korban di Lorong Bintan, No 22, RT 01/RW 3, Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Selasa (6/6/2017). Tersangka Heri menekuni banyak 27 adegan. Pada adegan 17 hingga 25 didapati tersangka menghabisi korban dengan mencekik.

Rekonstruksi di mulai kala korban akan terjalin intim di kamar Nami. Kala berkencan, mendadak korban meraba-raba kemaluan tersangka. Akan tetapi, kemaluan Heri tdk dapat berguna kala bercumbu dengan korban.

Terasa ada yg aneh, Nami segera menghina Heri. Tdk terima diejek, Heri segera naik pitam serta mencekik leher korban hingga tewas. Sehabis korban tdk bernyawa, Heri mengambil telpon selular korban serta kabur. “Pas lagi tidur-tiduran, burungku tdk kunjung hidup. Dia (korban) segera ngomel-ngomel memberikan ngapain kesini burungmu saja tdk hidup, ” ungkap Heri terhadap polisi.

Di area, KBO Satreskrim Polres Tanjungpinang Iptu Edi Enrianis mengemukakan, rekonstruksi jalan lancar. Dalam reka kembali, polisi mendatangkan banyak 12 saksi warga setempat dan diikuti pihak Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. “Tersangka menekuni banyak 27 adegan kala menghabisi korban. Saksi-saksi yg kita hadirkan warga disini serta kawan tersangka, ” kata Edi.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro mengemukakan, tersangka Heri membunuh korban pada Rabu 17 Mei 2017. Dia di tangkap di Jalan Kuantan Sabtu 20 Mei 2017 di Jalan Kuantan, Tanjungpinang. Polisi menangkap tersangka Heri sehabis menelusur telpon seluler korban yg dicuri.

Karna tingkah lakunya, Heri dijerat Pasal 338 KUHPidana perihal Pembunuhan dengan ancaman 15 th. penjara. Atau Pasal 351 ayat 3 KUHPidana perihal Penganiayaan yg sebabkan orang mati dengan ancaman 7 th. penjara atau Pasal 365 ayat 1 serta 3 perihal pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 15 th. penjara. “Pelaku diancam pasal berlapis, ancamannya paling lama 15 th. penjara, ” kata Joko.

About admin