Home / Uncategorized / Kakek Warga Pekalongan Tewas Di Bunuh Di Sangka Dukun Santet

Kakek Warga Pekalongan Tewas Di Bunuh Di Sangka Dukun Santet

Kakek Warga Pekalongan Tewas Di Bunuh Di Sangka Dukun Santet – Warga pegunungan di Dukuh Petungkon, Desa Tembelang Gunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digegerkan pembunuhan, Selasa (19/9/2017) siang. Seseorang warga setempat, Sugeng dengan kata lain Mbah Jaya (55) dibantai dengan keji oleh tetangganya sendiri bernama Eko Budiono (25).

Aktor datang ke tempat tinggal korban serta segera menebas kakek yang di kenal jadi “orang pintar“ serta ramah dengan tetangganya ini, dengan parang. Kemudian, dia kabur ke rimba. Aktor nekat membunuh korban karna disangka sudah mengguna-gunai atau menyantet ayahnya hingga sakit sampai saat ini.

Istri korban, Kunifah (44) menjelaskan, sebelumnya tindakan sadis itu berlangsung, dia serta suaminya tengah duduk di ruangan tamu sembari minum kopi. Keduanya tengah menanti tamu. Mendadak, aktor bernama Eko Budiono mendobrak pintu tempat tinggalnya serta segera menyerang suaminya dengan parang. Kunifah yang berupaya melerai malah terserang luka bacok di punggungnya. Kemudian, aktor, Eko lari kedalam rimba.

“Saya berupaya melerai, malah ditebas serta terserang sisi punggung. Untung tidak kronis. Saya cuma dapat berteriak minta tolong waktu suami saya dibantai. Sesaat warga tidak berani melerai karna aktor membawa senjata tajam juga keris, “ tuturnya.

Diakuinya tidak paham penyebabnya aktor mendadak masuk serta membacok suaminya. Terlebih dulu juga tak ada pertikaian pada suaminya dengan Eko maupun dengan orangtua Eko Budiono.

Kapolsek Lebakbarang, AKP Slamet Mardiyanto menyebutkan, pihaknya terima laporan ada penganiayaan. Hingga di tempat tempat peristiwa perkara (TKP), nyatanya korban telah wafat. Korban selekasnya dievakuasi ke puskesmas serta tempat peristiwa disetrilkan untuk kebutuhan penyidikan. “Kami memperoleh laporan ada orang berteriak minta tolong karna ada penganiayaan. Kami selekasnya ke TKP, tetapi keadaan korban telah wafat karna luka kronis di kepala, tangan, juga sekujur badan, ” kata Kapolsek.

Kepala Desa Tembelang Gunung, Slamet, mengatakan, berdasar pada info sesaat warga sekitaran, orangtua aktor telah lama menanggung derita sakit yang tidak kunjung pulih. Aktor memperoleh info, orang tuanya sakit karena tingkah korban yang dipandang jadi orang pandai paka beberapa manfaat atau dukun santet. “Namun, kami begitu percaya info tentang korban jadi dukun santet cuma rekaan tidak berdasarkan karna sampai kini saya kenal baik dengan korban, “ tutur Slamet.

Sampai Selasa (19/9/2017) sore, situasi kampung begitu mencekam. Semua warga ikut mencari aktor. Bahkan juga keluarga aktor yang masih tetap tetangganya sendiri, dievakusi ke luar desa, untuk hindari amuk massa.

Tim Buser Satreskrim Polres Pekalongan di pimpin Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto dibantu warga masih tetap memburu aktor yang melarikan diri ke rimba. Sesaat jenazah korban dibawa keluarga untuk dimakamkan, Selasa sore (19/9/2017).

About admin