Home / Sejarah / Kru TVRI Kerepotan Mencari Kunang-Kunang Pada Gerhana Matahari 1983

Kru TVRI Kerepotan Mencari Kunang-Kunang Pada Gerhana Matahari 1983

Siaran langsung gerhana matahari total pada 11 Juni 1983 merupakan sebuah tantangan terbesar yang pernah dihadapi oleh kru TVRI. Selain dikarenakan teknologi serta biaya yang cukup minim, kru yang ada di lapangan juga harus menghadapi permintaan yang cukup sulit untuk dilakukan.

Koordinator liputan gerhana matahari total 1983 TVRI, Willy A. Karamoy mengatakan kalau liputan langsung gerhana matahari total ini adalah tugas pertama dan yang paling sulit. Selain itu juga belum dapat memperkirakan biaya yang dibutuhkan untuk melakukan peliputan tersebut.

Salah satu permintaan yang cukup sulit adalah mencari kunang-kunang pada waktu gerhana. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah serangga tersebut juga mengeluarkan sinar pada waktu matahari mendadak gelap dikarenakan gerhana matahari total.

Permintaan tentang kunang-kunang ini merupakan permintaan khusus dari stasiun televisi Jepang, NHK. Stasiun televisi Jepang ini memang banyak melakukan permintaan gambar-gambar khusus untuk disiarkan di negara mereka. Mereka juga meminta Indonesia meminjamkan saluran yang ada di satelit Palapa supaya dapat melakukan siaran langsung gerhana.

Dan untuk imbalannya NHK membantu TVRI menyediakan peralatan untuk meliput gerhana seperti filter kamera yang berharga Rp 10 juta tiap dusnya untuk mengurangi sinar matahari hingga 100.000 kali dan membutuhkan 70 filter.

About admin