Home / mancanegara / Peraturan Israel Untuk Hadang Isis

Peraturan Israel Untuk Hadang Isis

Benjamin Netanyahu selaku Perdana Menteri Israel berniat untuk melucuti kewarganegaraan setiap warganya yang ketahuan bergabung dengan kelompok ISIS. Kebijakan tersebut menyusul meningkatnya jumlah orang Israel, terutama yang memiliki keturunan Arab, yang menuju Suriah untuk melakukan Jihad dengan ISIS.

DI sampaikan oleh otoritas Israel, seperti dikutip AFP, di yakini setidaknya 45 warga Israel keturunan negeri Arab sudha bergabung dengan ISIS di beberapa bulan ini. Sejumlah orang di laporkan tewas dalam pertempurannya bersama ISIS. Sementara 10 rang yang lain yang juga kembali lagi ke Israel, sudah di tangkap oleh kepolisian setempat.

“Siapa saja yang ketahuan bergabung bersama mereka (ISIS) tak akan lagi menjadi warga Israel. Dan bila ia meninggalkan perbatasan Israel, maka ia tak akan kembali lagi. Saya rasa pelajaran ini akan jadi makin jelas didunia internasional dan juga sungguh pantas bila kita yang memimpin usaha ini,” ujarnya.

Kekhawatiran pada pelaku jihad asing yang hendak ke Suriah untuk berperang dengan ISIS telah meningkat semenjak serangan teror di Paris lalu, yang telah menewaskan lebih dari 120 orang. Terlebih lgi sejumlah tersangka jihad asing telah memutuskan untuk segera kembali ke negeri asalnya dan juga berpotensi melakukan serangkaian teror dikampung nya sendiri.

About admin