Home / Ekonomi / PT KAI Harpakan Dana PMN

PT KAI Harpakan Dana PMN

PT KAI Harpakan Dana PMN – PT Kereta Barah Indonesia atau PT KAI mengharapkan memperoleh kucuran Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 5, 6 triliun sebagai dana cadangan untuk mengerjakan proyek infrastruktur Light Rail Transit (LRT) Jakarta- Bogor- Depok- Bekasi (Jabodebek).

PT KAI bakal ajukan PMN sejumlah Rp 5, 6 triliun ke Gagasan Aturan Pendapatan Berbelanja Negara (RAPBN) 2018. PT KAI mengharapkan DPR RI dapat menyepakati permintaan PMN untuk dana cadangan proyek LRT ini.

Direktur Paling utama PT KAI Edi Sukmoro mengharapkan dengan dana PMN ini jadi proyek LRT Jabodebek selalu jalan serta tak mangkrak.

” PMN Rp 5, 6 triliun itu diinginkan kelar serta di setujui. Lantaran Pak Luhut (Menko Maritim) katakan, demikian ya (PMN). Maka dari itu, ya dari APBN, ” kata Edi, Kamis (13/4/2017).

Menurut Edi, bila penyaluran PMN untuk PT KAI tak jalan sesuai sama harapan, jadi dapat saja masuk dalam aturan Kementerian Perhubungan. ” Pokoknya kami mencari jalan keluar agar ini (proyek LRT) dapat jalan, ” tutur Edi.

Terlebih dulu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah lakukan rapat koordinasi (rakor) berkaitan perincian pendanaan proyek kereta enteng (light rail transit/LRT) di Kementerian Koordinator bagian Kemaritiman.

Akhirnya, keseluruhan pendanaannya yaitu Rp 23 triliun untuk prasarana serta Rp 4 triliun fasilitas, dengan perincian dana Rp 9 triliun dari PMN serta Rp 18 triliun dari perbankan.

Pemerintah juga lewat Kementerian Perhubungan sudah membuat revisi Perpres Nomor 65 Th. 2016 mengenai pembiayaan LRT, dimana bidang perbankan mulai dilibatkan untuk menyelesaikan LRT Jabodebek. Mengenai pembagiannya 67 % pendanaan oleh perbankan serta 33 % oleh APBN.

About admin