Home / Uncategorized / Pembunuh Istri Juragan Bakso Di Ringkus Polisi Saat Di Pesantren

Pembunuh Istri Juragan Bakso Di Ringkus Polisi Saat Di Pesantren

Pembunuh Istri Juragan Bakso Di Ringkus Polisi Saat Di Pesantren – Aktor pembunuhan serta penganiaya istri dan selingkuhannya, Jonny Setiawan mengakui khilaf serta mengaku kekeliruannya. Jadi itu, aktor bertaubat serta jadi mualaf di satu diantara pondok pesantren (ponpes) yang berada di perbatasan Tangerang-Bogor.

Direktur Reseserse Kriminil Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta menyebutkan, sesudah membunuh serta menganiaya istri serta selingkuhannya, aktor kabur ke tempat tinggal saudaranya. Lalu, sambungnya, aktor dianjurkan untuk ke ponpes di perbatasan Tangerang-Bogor.

” Oleh saudaranya, aktor diarahkan ke pesantren yang berada di perbatasan Tangerang-Bogor. Disana dia bertobat serta jadi mualaf, dia lantas berkata jujur mengaku kekeliruannya itu serta insyaf, ” katanya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (19/9/2017).

Tetapi, kata Nico, sesudah bertobat di hadapan Kiai yang berada di ponpes itu, polisi datang serta membekuk aktor. Polisi juga berpesan, apabila ada problem baiknya dikerjakan dengan baik bukanlah dengan adu mulut, apalgi hingga menyingkirkan nyawa orang yang lain.

” Aktor kami tangkap di pondok pesantren itu. Aktor segera mengaku semua tindakannya itu, ” kata Nico. (Baca : Bunuh Istri Juragan Mi Bakso, Aktor Tidak Terima Dihina ” Kecil “)

Sebatas di ketahui, jenazah Vera Yusika Sumarna (42) diketemukan dirumah kontrakan yang dihuni karyawannya di RT04/08, No 9, Cipondoh, Tangerang pada Senin 18 September 2017. Vera mulai sejak Sabtu 16 September 2017 tidak pulang ke tempat tinggal sesudah izin ke suaminya untuk pergi ke pasar manfaat beli keperluah usahanya.

” Sebelumnya menghilang, Vera pernah dihubungi oleh suaminya Indra. Waktu itu dia (Vera) menyebutkan akan pergi ke pasar untuk berbelanja kepentingan usaha, ” tutur Lisa (30), salah seseorang kerabat korban di Tangerang, Senin 18 September 2017.

About admin